Jumat, 29 Desember 2017

Aku tidak menyangka aku bisa meninggalkan mu hingga sejauh ini

“Kau adalah segalanya bagiku
Kau adalah denyut nadiku bagai hidup mati ku
Kau penyemangatku yang menopang segala sisi lemahku selama 4 tahun ini
Kau, kau, kau dan kau
Itulah artinya dirimu bagiku
Dahulu begitu cintanya aku padamu”

Padahal kau tidak pernah tau siapa aku
Kau bahkan tidak pernah menoleh akun ku atau segala postinganku
Ya, postingan postingan itu yang mencapai ribuan
Tak pernah terlirik oleh dirimu sekalipun
Terkadang  aku iri dengan fans mu yang baru bermunculan
Kemudian mereka beruforia mendapat notice darimu
Tak hayal aku mengucapkan selamat pada temanku yang baru mengenal mu kemudian menjadi penggemarmu lalu hanya waktu kurang dari 1 tahun ia dapatkan apa yang selama ini ku impi-impikan. Yaitu notifications like dan follow back dari dirimu. Ku pikir ia berbohong, ternyata benar itu dirimu akun verified mu
Sedangkan aku, aku yang mengetahui dirimu sejak awal kau muncul pertama kali di tv
Aku yang setia menanti mu di televisiku duduk hingga sayup malam menghadang kantuk
Aku yang rela menangis untukmu, menguras energi dan membeli apapun itu tentang mu
Tetapi selama 4 tahun itu aku tak pernah beruntung tuk dapatkan perhatian mu
Sedih memang, namun ku lekas beranjak
Untuk apa aku iri, aku lah penggemar sejatimu, aku belajar besar hati lagi pula mendapat notice dari dirimu bukanlah acuan utamaku jika aku memang penggemar sejatimu harusnya aku hanya jelajahi tentangmu, fikirku
Sudahlah pasti akan dapat cepat atau lambat, kau hanya kurang rajin dan waktu post mu kurang tepat, fikirku kembali
Tetapi seupaya apapun itu, tetap 1 tahun kemudian tak kunjung ku dapat notice dari mu

Pemikiran iri dan dengki itu perlahan hilang tak lama
Ku terima kabar kau meninggalkan grup, grup itu yang membesarkan namamu
Awalnya tak ku percaya, halah pesan ini lagi, rumor ini terus bosan aku, fikirku
Tetapi saat ku baca grup yang bernamakan mantan grup mu
Dan melihat postingan dari akun mantan grup mu, ditambah postingan setiap membernya
Kabar rumor itu adalah rumor yang nyata
Seolah meronta saat di asrama ku dengar kabar itu
Ribuan arah menikam ku, hati dan fikiran ku saat itu remuk tak tau harus mengadu pada siapa dan apa
Perbedaan kabar dari pihakmu dan pihak grup itu membuatku harus percaya padamu
Karena aku tau kau bukanlah tipikal yang picik
Menipu fansmu sendiri kemudian menari diatas kebingungannya demi gapai impianmu
Aku yakin kau tak mungkin begitu, lantas ku berburuk sangka pada mantan grup mu itu
Ku deklarasikan lah diriku seutuhnya padamu
Ku keluar dari grup fandom ku yang bernamakan mantan grup mu
Aku memilih berganti fandom yaitu sebagai fans mu seutuhnya


Saat aku telah memilih mu
Ya aku memilih untuk menjadi pengikut setiamu
Teman teman fandomku dari mantan grup mu itu
Mulai bertanya2 dan menghujat ku dari belakang
Aku tak perduli memangnya hatiku kau yang atur
Aku saat itu marah dengan mantan grup mu yang menyatakan bahwa
Dirimu lah yang ingin hengkang dari grup
Berbeda dengan pernyataan mu bahwa kau dikeluarkan secara sepihak
Aku tak mau ada dalam kebingungan ini
Pasti kaulah yang benar, kaulah yang dizalimi disini oleh mereka
Nyatanya entah aku tidak tau yang pasti hanya kau yang ku percaya

Sejak kau menjadi soloist
Banyak yang menjudge mu dan berterima kasih karena kau tidak ada di grup itu lagi
Hujatan pada dirimu seakan akan menjadi taburan garam diatas kulit yang luka
Menyayat hatiku,tajamnya perkataan mereka, fans dari mantan grup mu itu
Aku melakukan pembelaan untuk dirimu
Pertengkaran dengan argumen terlontar di akun sosial mediaku
Dan itu semakin membuat aku dibenci oleh teman2 ku dari fandom mantan grup mu itu
Aku menangis membela mu dilayar handphone sambil mengetik
Padahal aku tak tau kebenarannya, tapi karena aku percaya
Kemudian hal itu perlahan menghilang dimakan oleh waktu dan kesuksesan masing2 dari kalian

Di bulan oktober tahun 2016 aku masih menyukai karyamu
Memang ada perubahan dari dirimu di music video mu dengan Machine Gun Kelly
Berubahnya penampilan mu tak terlalu masalah bagiku karena pakaian mu masih terbilang cukup sopan dan yang terpenting suaramu masih sama dengan yang pertama kali ku dengar di tv
Terdengar keunikannya, improvisasi mu yang getarkan ruang hatiku
Aku benar benar menyukai mu dan lagu itu. Itu adalah lagu terbaik mu yang pernah ada

Setelah itu di awal tahun 2017 kau mengeluarkan lagu yang menceritakan kau tidak menangis di club dan lagu berikutnya kau melontarkan pertanyaan-pertanyaan untuk seseorang.
Saat ku tau kau sudah keluarkan 2 lagu itu sekaligus betapa bahagianya aku, akhirnya kau punya lagu sendiri.
Sejujurnya ini yang kunantikan saat kau masih ada di grup.
Suka ku membayangkan lagu-lagu dari mantan grup mu itu hanya ada kau , suara kau saja yang menyanyikan lagu nya, ku bayangkan jika semua member itu tidak ikut menyanyi didalamnya hanya ada suaramu pasti itu akan jadi lagu favoritku selamanya.
Tak akan bosan sampai aku tua tuk memutarnya.
Tetapi saat aku play lagu itu melalui Spotify temanku, betapa terkejutnya aku.
Telinga ku langsung sakit dan wajahku mengerut keheranan
Aku tak menyangka suara mu menjadi berubah
Tak ku permasalahkan apapun genre mu asal bukan Rock atau EDM yg jelas telinga ku akan menolak
Tetapi yang kupertanyakan saat itu adalah
Suaramu berbeda, sudah tidak unik dan imut juga rada-rada cempreng seperti dulu lagi
Ada apa ini? Mengapa suara mu menjadi seperti orang habis minum?
Mengapa suaramu menjadi begitu kasar dan terkesan dipaksakan
Ditambah dengan lirik yang berbau narkotika
Aku keheranan.....

Tidak ada komentar:

Posting Komentar